Apa beda Bebek dengan Elang?

Written by dr. Andhyka Sedyawan. Posted in Articles, Jika Aku Menjadi

Hai.. Bagaimana Kabarmu di Senin yang Hebat ini? Semoga semakin Luar biasa ya…! SEMANGATNYA MANAA…. (^_^)/

Oh ya.. ada sebuah judul cerita yang menarik perhatian Hebi di pagi ini..“Mengapa Bebek Menguik & Elang Terbang”? Sepertinya menarik!! ini Cerita Inspiratif dari Seorang Sahabat, Kita Simak yuk..

Suatu ketika, Harvey Mackay (sang pembicara motivasi) sedang menunggu antrian taksi di sebuah bandara. Belum lama menunggu muncullah sebuah taksi yang bersih dan mengkilap .

Taksi mendekat dan Sang supir taksi pun keluar dengan berpakaian rapi, dan segera saja dengan ramah ia membukakan pintu penumpang.

Sesaat iapun memberi Harvey sebuah kartu yang berisi Kata-kata. dan harvey membacanya,”Nama saya Wally, silakan membaca pernyataan Misi saya.”

Harvey kemudian membuka kartu tersebut:“Misi Wally: “Mengatar pelanggan ke tempat tujuan dengan cara tercepat, teraman, dan termurah dalam lingkungan yang bersahabat.”

Harvey cukup terkejut membaca Visi Hebat dari sang Sopir taksi tersebut, apalagi setelah ia melihat bagian dalam taksi yang begitu Rapi, wangi, nyaman dan bersih.

Kapas Ketekunan

Written by dr. Andhyka Sedyawan. Posted in Articles, Jika Aku Menjadi, Kamu Hebat!

Assalamu’alaikum.. salam Sejahtera..

Bagaimana hari-harimu Sahabat Hebat?
Aku yakin Kamu masih mempunyai segudang stok Semangat untuk menjalani segala aktifitas Kamu kedepan. Kenapa Kamu harus semangat? Karena Kamu lah Pribadi HEBAT yang terus bekerja keras penuh semangat.. SETUJUU?
Masih SEMANGAT kaan.. yuk, teruskan dengam membaca sharing kali ini,.

Pada usia muda Andi sudah diajari ibunya untuk bekerja memetik buah kapas. “ibu, berapa bayaran yang akan kuterima jika aku bekerja?” Tanya Andi pada ibunya,“itu bergantung pada usaha dan ketekunanmu nak, Rp.10.000 untuk setiap seratus pon buah yang kamu petik,” jawab ibunya.

“Lalu berapa lama waktu yang Aku perlukan untuk memetik seratus pon ibuu?” Tanya John kembali.“itu bergantung pada seberapa kerja kerasmu nak!”. sesaat john pun berpikir, dan menerima tawaran ibunya..

Setelah sepakat mereka pergi ke perkebunan kapas milik kang Udin dan disana Andi pun bekerja keras tak kenal lelah, cuaca panas yang terik tak mematahkan semangatnya untuk terus bekerja, alhasil Diakhir musim, Andi menerima upah sebesar Sangat besar. Andi pun puas dengan hasil kerja kerasnya. hingga dewasa John masih mengingat perkataan sang Ibu, bahwa “kamu harus belajar bahwa ketekunan dimulai dengan kerja keras.”